Keberadaan pelatih baru membawa angin segar bagi perjalanan Timnas Indonesia. John Herdman, pelatih asal Inggris yang diangkat baru-baru ini, menghadirkan harapan baru bagi skuad Garuda.
Pada era sebelumnya, di bawah kepemimpinan Patrick Kluivert, sejumlah pemain potensial tidak dipanggil, yang menciptakan ketidakpastian di dalam tim. Tentunya, perubahan kepelatihan ini membuka peluang baru bagi pemain yang sebelumnya terpinggirkan.
Beberapa nama besar seperti Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan absen dalam pemanggilan tim nasional. Kehadiran Herdman memberikan kesempatan bagi pemain-pemain tersebut untuk kembali bersaing merebut posisi di skuad Timnas Indonesia.
Peluang Kembali untuk Pemain yang Terpinggirkan
Pemain yang sebelumnya tidak dipanggil, kini punya kesempatan untuk meraih kembali posisi mereka. Nama-nama seperti Rafael Struick, Egy Maulana Vikri, dan Witan Sulaeman menjadi beberapa contoh pemain yang bisa mendapatkan kesempatan baru.
Menariknya, meskipun Marselino Ferdinan tak dipanggil dalam dua laga terakhir, potensi untuk kembali ke Timnas tetap terbuka bagi semua pemain. Ini menunjukkan bahwa setiap pemain masih memiliki peluang untuk mendapatkan kepercayaan dari pelatih baru.
Terkait hal ini, Herdman juga jelas menunjukkan bahwa ia terbuka pada kemungkinan untuk memanggil kembali pemain yang sebelumnya dicoret. Misalnya, Elkan Baggott yang pernah diabaikan kini berpotensi untuk dipanggil kembali ke skuad nasional.
Strategi Herdman Menuju Pemanggilan Pemain
Herdman berencana untuk melakukan kunjungan langsung ke beberapa pertandingan liga, termasuk Super League 2025/2026. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi performa pemain secara real-time.
Di samping itu, Herdman juga akan melakukan kunjungan ke Eropa untuk berinteraksi secara langsung dengan pemain yang memiliki base di luar negeri. Ini langkah yang sangat strategis untuk membangun komunikasi dan mengenali karakter masing-masing pemain.
Langkah ini menunjukkan betapa seriusnya Herdman dalam menyiapkan skuad terbaik untuk menghadapi tantangan di level internasional. Dia ingin memastikan bahwa setiap pemain yang dipanggil sudah melalui proses evaluasi yang tepat.
Apa yang Bisa Diharapkan dari Pemanggilan Selanjutnya?
Dengan jeda waktu dua bulan menuju pemanggilan pertama, pemain diharapkan meningkatkan performa serta menonjol di klub masing-masing. Herdman percaya bahwa jam terbang di klub akan jadi faktor penting dalam menentukan siapa yang layak diperhitungkan dalam seleksi.
Nama-nama seperti Mees Hilgers, Nathan Tjoe-A-On, Ivar Jenner, hingga Ragnar Oratmangoen juga harus bersiap. Kualitas dan performa mereka akan menjadi indikator bagi Herdman dalam menyusun tim yang tangguh.
Seluruhnya menunjukkan bahwa saat ini adalah waktu yang krusial bagi pemain-pemain untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Dengan begitu, kesempatan untuk memperkuat Timnas Indonesia akan terbuka lebar untuk siapa pun yang mampu menunjukkan kemampuan terbaik.